BAZNAS Sumedang Gelar Sunatan Massal Peringati HUT Bhayangkara ke-80 dan Tahun Baru Islam 1448 H

0

KDK | SUMEDANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan sunatan massal dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Sumedang, Sabtu (27/6/2026).

Acara dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafas, S.H., M.M., Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., Danyonif Raider 301/PKS Mayor Inf. Arie Tatuko, S.I.P., M.I.P., para pejabat utama Polres Sumedang, Ketua UPZ se-Kabupaten Sumedang, serta para tamu undangan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan agenda tahunan BAZNAS sebagai bagian dari program sosial dan kepedulian kepada masyarakat.

“Tahun ini sebanyak 82 anak dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang mengikuti sunatan massal. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sumedang, serta para mitra sponsor,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan kebahagiaan bagi para peserta. Untuk menambah semarak acara, BAZNAS juga menghadirkan hiburan kuda renggong sebagai salah satu kearifan budaya lokal Kabupaten Sumedang sehingga anak-anak merasa lebih nyaman dan tidak takut saat menjalani proses khitan.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini dibiayai dari dana infak dan sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Sumedang.

“Kami berharap kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS terus meningkat, sehingga semakin banyak program sosial yang dapat dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan sunatan massal yang menjadi bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

“Semoga kegiatan ini dapat membantu anak-anak yang sudah waktunya dikhitan, sehingga mereka tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, bangsa, dan negara, serta menjadi kebanggaan keluarga,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan bahwa kehadiran hiburan kuda renggong merupakan bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus upaya menghibur para peserta agar lebih rileks sebelum menjalani proses khitan.

Ia turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mendampingi putra-putranya mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.

penulis: Suhaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *